Selamat Siang

Candi Ijo Pesona Senja di Perbukitan Gunungkidul

Candi Ijo Pesona Senja di Perbukitan Gunungkidul

Kalau kamu lagi cari destinasi traveling yang suasananya tenang tapi tetap megah secara sejarah, candi ijo bisa jadi pilihan yang pas. Lokasinya ada di perbukitan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di kawasan perbatasan dengan Gunungkidul. Letaknya yang berada di ketinggian bikin tempat ini punya daya tarik yang beda dari candi lain di Jogja.

Banyak orang datang ke sini bukan cuma buat lihat bangunan kuno, tapi juga buat menikmati pemandangan dari atas bukit. Kamu bisa lihat hamparan kota dari kejauhan dengan latar langit yang luas. Saat cuaca cerah, suasananya terasa adem dan bikin pikiran lebih rileks.

Sebagai destinasi traveling, candi ijo punya kombinasi sejarah, panorama, dan spot foto yang estetik. Tempat ini cocok buat kamu yang pengin jalan santai sambil belajar budaya tanpa harus berdesakan dengan keramaian kota.

Lokasi dan Akses Menuju Candi

Secara administratif, candi ijo berada di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman. Lokasinya ada di atas bukit dengan ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut. Karena berada di dataran tinggi, jalannya menanjak dan berkelok.

Kamu bisa menuju lokasi ini menggunakan kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil. Akses jalannya sudah beraspal dan cukup baik, meski ada beberapa titik tanjakan yang curam. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima supaya perjalanan tetap aman.

Perjalanan menuju candi ijo justru jadi pengalaman seru tersendiri. Di sepanjang jalan, kamu bakal disuguhi pemandangan sawah dan perbukitan hijau. Rasanya nggak kerasa capek karena mata terus dimanjakan oleh panorama alam yang terbuka.

Sejarah dan Nilai Budaya

Sejarah dan Nilai Budaya

Candi ijo dikenal sebagai salah satu candi Hindu yang dibangun sekitar abad ke 9 hingga 10 Masehi. Para arkeolog mengaitkannya dengan masa Kerajaan Mataram Kuno. Struktur bangunannya menunjukkan ciri khas arsitektur Hindu dengan detail relief yang sederhana namun tetap anggun.

Baca Juga  Puncak B29 Lumajang Pesona Negeri di Atas Awan

Kompleksnya terdiri dari satu candi utama dan beberapa candi perwara di sekitarnya. Tata letaknya berundak mengikuti kontur bukit, sehingga memberikan kesan sakral sekaligus dramatis. Kamu bisa melihat bagaimana leluhur kita memadukan unsur spiritual dengan kondisi alam sekitar.

Nilai budaya di candi ijo terasa kuat karena lokasinya yang menyatu dengan alam. Tempat ini bukan sekadar objek wisata, tapi juga ruang refleksi sejarah. Saat kamu berjalan pelan di area kompleksnya, ada sensasi hening yang bikin hati ikut tenang.

Spot Favorit Menikmati Senja

Salah satu alasan kenapa banyak wisatawan datang ke candi ijo adalah momen matahari terbenamnya. Dari pelataran candi, kamu bisa melihat langit berubah warna dari biru ke jingga keemasan. Pemandangan itu sering bikin orang betah duduk lama.

Banyak fotografer berburu gambar di sini karena sudut pandangnya unik. Siluet bangunan candi dengan latar matahari terbenam menciptakan komposisi yang dramatis. Kalau kamu suka foto estetik buat media sosial, tempat ini jelas layak masuk daftar.

Suasana sore di candi ijo terasa lebih hidup tapi tetap tenang. Angin bertiup pelan, cahaya matahari lembut menyentuh batu candi, dan suara alam jadi latar alami. Kamu bisa duduk santai sambil menikmati camilan ringan, bahkan ada yang membawa bekal sederhana dengan sambal manis untuk teman makan sore mereka.

Tips Berkunjung Supaya Makin Nyaman

Supaya kunjungan kamu ke candi ijo makin maksimal, datanglah saat cuaca cerah. Waktu terbaik biasanya sore hari menjelang senja. Selain dapat pemandangan cantik, suhu udara juga lebih bersahabat.

Gunakan alas kaki yang nyaman karena kamu akan banyak berjalan di area berbatu. Jangan lupa bawa air minum sendiri agar tetap segar selama eksplorasi. Meski fasilitas sudah tersedia, persiapan pribadi tetap penting.

Baca Juga  Keindahan Keraton Yogyakarta dan Sejarahnya

Kamu juga sebaiknya menjaga sikap selama berada di kawasan ini. Ingat, candi ijo adalah situs bersejarah yang punya nilai sakral. Hindari naik ke bagian bangunan yang dilarang dan selalu patuhi aturan yang berlaku.

Daya Tarik yang Bikin Rindu

Daya Tarik yang Bikin Rindu

Banyak orang bilang candi ijo punya aura yang bikin rindu. Kombinasi sejarah, alam, dan suasana tenang menciptakan pengalaman yang sulit dilupakan. Setiap sudutnya terasa fotogenik tanpa harus dibuat berlebihan.

Kalau kamu tipe yang suka tempat wisata dengan nuansa reflektif, lokasi ini cocok banget. Kamu bisa menikmati waktu sendiri tanpa gangguan berlebihan. Rasanya seperti punya ruang pribadi di atas bukit dengan pemandangan luas.

Candi ijo juga cocok buat kamu yang pengin quality time bareng teman atau pasangan. Duduk bersama menikmati senja sering kali menghadirkan obrolan yang lebih hangat dan jujur. Momen sederhana seperti itu justru yang sering paling berkesan.

Kesimpulan

Candi ijo menawarkan pengalaman traveling yang lengkap dalam satu lokasi. Kamu bisa belajar sejarah, menikmati panorama perbukitan Sleman dan Gunungkidul, sekaligus berburu senja yang memukau. Semua itu hadir dalam suasana yang relatif tenang.

Akses yang mudah dan pemandangan yang indah membuat tempat ini layak masuk daftar destinasi saat kamu berada di Yogyakarta. Dengan persiapan sederhana, kunjungan kamu bisa terasa maksimal dan berkesan.

Kalau kamu ingin merasakan sisi Jogja yang lebih hening dan penuh makna, candi ijo patut kamu datangi. Di atas bukit itu, kamu bukan cuma melihat bangunan kuno, tapi juga menikmati perjalanan rasa yang mungkin nggak kamu temukan di tempat lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *