Camilan tradisional bernama stik sukun yang berasal dari Kabupaten Cilacap kini tengah mencuri perhatian publik. Produk berbahan dasar sukun ini di olah menjadi makanan ringan berbentuk stik yang renyah dan gurih. Awalnya di kenal secara lokal, kini stik sukun mulai di lirik pasar lebih luas berkat inovasi pengemasan dan pemasaran yang modern.
Nama “stik sukun” sendiri berakar dari sejarah lokal, konon berasal dari tokoh kampung yang dahulu menjajakan camilan ini dari rumah ke rumah. Seiring berjalannya waktu, camilan ini terus berkembang dan kini menjadi komoditas baru dalam sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Cilacap.
Dukungan UMKM Mendorong Produksi Massal

Peningkatan produksi stik sukun menjadi bagian dari geliat UMKM di wilayah Cilacap. Sejumlah produsen rumahan memanfaatkan peluang ini dengan memproduksi stik dalam jumlah besar dan variasi rasa yang menarik, seperti balado, keju, dan original. Produk ini di pasarkan secara lokal hingga menembus pasar luar kota melalui saluran digital.
Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Cilacap turut memberikan perhatian terhadap pengembangan produk lokal seperti stik sukun. Program pembinaan, pelatihan pengemasan, hingga promosi digital menjadi langkah strategis untuk mengangkat daya saing produk tradisional ini di tingkat nasional.
Pemasaran Digital Jadi Kunci Kesuksesan

Salah satu faktor utama dalam keberhasilan penyebaran produk ini adalah pemanfaatan pemasaran digital. Pelaku usaha mulai menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business untuk menjangkau konsumen lebih luas. Beberapa bahkan telah memasarkan produknya melalui marketplace nasional, menjadikan stik sukun sebagai oleh-oleh khas Cilacap yang bisa di pesan secara daring.
Dengan label kemasan menarik dan sertifikasi halal, produk ini semakin di minati oleh masyarakat perkotaan yang mencari camilan tradisional dengan tampilan modern. Beberapa pelaku usaha juga mulai menerima pesanan dalam jumlah besar untuk kebutuhan hampers, acara keluarga, hingga konsumsi instansi.
Nilai Ekonomi dan Potensi Pasar yang Menjanjikan
Menurut data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sektor makanan ringan lokal menyumbang porsi penting dalam pertumbuhan ekonomi mikro daerah. Produk seperti stik sukun di nilai mampu membuka peluang lapangan kerja baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.
Kampanye konsumsi produk lokal turut mendorong peningkatan permintaan terhadap makanan khas daerah. Di Cilacap, permintaan terhadap stik dukun meningkat pesat menjelang hari-hari besar nasional seperti Idulfitri dan Natal, ketika camilan menjadi kebutuhan pokok rumah tangga.
Tantangan Produksi dan Kebutuhan Inovasi
Meskipun memiliki potensi pasar yang besar, pelaku usaha stik sukun masih menghadapi beberapa kendala. Keterbatasan alat produksi, fluktuasi harga bahan baku seperti singkong, serta keterbatasan tenaga kerja menjadi hambatan yang umum di jumpai. Selain itu, minimnya akses permodalan juga membatasi perluasan usaha ke skala lebih besar.
Di perlukan sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan mitra pendamping usaha agar tantangan-tantangan ini dapat di atasi. Pemerintah daerah di harapkan terus memberikan dukungan melalui program fasilitasi alat produksi, akses kredit mikro, dan pelatihan inovasi produk.
Resep Singkat Stik Sukun Renyah
Sebagai bagian dari pelestarian kuliner tradisional, masyarakat juga dapat mencoba membuat stik sukun secara mandiri di rumah. Berikut resep sederhana stik sukun renyah yang dapat di praktikkan dengan peralatan rumah tangga:
Bahan-bahan:
- 1 buah sukun yang masih mentah
- 1 sendok makan soda kue
- 1 sendok garam larutkan dengan 1 gelas kecil air
- 2 liter air (untuk merendam)
- 1,5 liter minyak goreng
Cara Membuat:
- Kupas sukun, cuci bersih sukun
- Potong sukun jadi 4 bagian, buang hatinya
- Potong-potong lagi sukun bentuk stik (seperti jari) besar kecilnya sesuai selera, saya sebagian dipotong tipis2 bentuk keripik
- Cuci bersih sukun yang telah dipotong2 sampai getahnya hilang (airnya bening)
- Rendam sukun yang telah dicuci kedalam air yang telah dicampur dengan soda kue selama +- 30 menit (semua potongan sukun harus terendam air)
- Cuci kembali sukun sampai bersih kemudian tiriskan
- Panaskan minyak goreng sampai benar-benar panas, goreng sukun secara bertahap menyesuaikan banyaknya minyak. Sesekali diaduk
- Bila sudah matang (masih 70% matang) masukan 1atau 2 sendok larutan garam kedalam wajan, aduk
- Lanjutkan menggoreng sampai matang dengan api sedang cenderung kecil supaya garing sampai ke dalam
- Angkat sukun, dinginkan. Bisa disimpan di toples kalau sudah dingin.
Stik dukun siap di sajikan sebagai camilan keluarga atau di jadikan produk jualan rumahan. Rasa gurih yang khas menjadikannya cocok untuk berbagai kalangan usia.
Penutup
Stik dukun khas Cilacap menjadi bukti bahwa camilan tradisional mampu bersaing di pasar modern jika di kembangkan dengan strategi yang tepat. Dengan dukungan pemerintah, kemauan inovatif pelaku usaha, serta apresiasi masyarakat terhadap produk lokal, stik dukun berpeluang besar menjadi produk unggulan yang membawa nama Cilacap ke tingkat nasional
Baca artikel lainnya di Ngabari.my.id dan Serambikabar.my.id
